Sebel nggak sih, kalau ada yang tiba-tiba membeberkan fakta dengan gaya sok tau? Ya, tentu saja ada. Apalagi kalo orangnya seperti Adam Conover. Sosok gempal itu pasti sangat familiar bagi penonton setia 'Adam Ruins Everything'.
Awal perkenalan saya dengan acara ini saat menemukan video fakta terselubung dari Facebook. Di sana, Adam tampil seakan-akan Keanu Reeves dalam film Matriks. Ia memaparkan fakta bahwa awalnya facebook itu berbayar. Tapi karena Facebook ingin menjaring pengguna yang banyak, maka dibuat gratis. Kalau begitu Facebook dapat pendapatan dari mana? Dari iklan tentu saja. Pernah merasa nggak, ada iklan di sebelah kanan beranda yang sesuai dengan minat kamu? Atau seenggaknya berhubungan dengan status yang baru kamu buat? Itulah! Facebook menganalisa setiap kata dalam status kemudian diolah lalu informasi tersebut dijual kepada klien. Bukan cuma itu, informasi diri kamu di Facebook juga dijual dengan harga yang murah : 12.000 rupiah.
Sejak itulah saya makin kepo sama episode-episode Adam Ruins Everything. Saya suka sama fakta-fakta informatif yang dipaparkan Adam tanpa terasa berat sekalipun. Tentang fakta dibalik pesta pernikahan, pengobatan di rumah sakit, pemakaman, sampai test psikologi Myers-Bigg yang dianggap tidak scientific.
Emang sih gaya Adam itu sangat nyebelin dan bikin keki orang. Di saat orang mengkritik balik Adam, dia malah kesenangan. Lihat deh bagaimana Emily mengkorek-korek kesalahan Adam menukil data-data yang diperoleh. Dia bilang ya, bisa jadi apa yang dikemukakan tidak 100% benar. Tapi tim riset Adam Ruins Everything sudah melakukan usaha maksimal untuk mendapatkan data paling valid. Hehehe Emily tadinya mengira bakal bisa balas dendam pada Adam yang suka genggesin dia selama ini.
Jadi orang yang suka kritik orang harus siap dikritik,kan? Bravo Adam!
Lagi-lagi, pengetahuan baru yang keren. Makasih mbak 😇
BalasHapusOh iya, "genggesin" apa mbak?
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusGengges itu maksudnya ganggu.
BalasHapus